Main Bareng Peach Pachara di Universal Studios: Singapore Day 3

Aku melangkahkan kaki menuju MRT Station terdekat. Melintasi East-West Line atau jalur hijau menuju arah Selatan.Aku lalu turun di Outram Park Interchange Station untuk berpindah ke North-East Line menuju stasiun terakhir, HarbourFront Station. Di belakang Vivo City Mall yang belum dibuka, aku kembali berjalan kaki melewati Sentosa Board Walk sepanjang 670 meter menuju Sentosa Island. Di gerbang Sentosa Island, aku membayar 1 SGD saja menggunakan EZ Link. Sentosa Island, here I come!

Agenda hari ini adalah menjelajahi Sentosa Island dengan tujuan utama Universal Studios Singapore! Iyaaaa ini bukan mimpi, hari ini aku akan main-main di taman bermain paling hits saat ini, Universal Studios Singapore! *lagi*

Di pintu masuk telah banyak orang mengantre menunggu Universal Studios dibuka. Waktu memang baru menunjukkan pukul 9 pagi, satu jam lagi pintu dibuka. Sebagian besar pengunjung hari ini adalah peserta tour yang sepertinya datang dari Cina daratan, Taiwan, atau Thailand, entahlah. Aku agak kecewa ngeliat banyaknya pengunjung yang ngantre. Aku mendekati seorang petugas yang berdiri di sebelah loket penjualan. Sok bahasa Inggris pun keluar, aku tanya berapa tiketnya untuk hari ini. Eh dia malah jawab pake bahasa Indonesia (Melayu?). Dia bilang ini Super Sunday, yang mana akan banyak bener yang mau maen ke Universal Studios, tapi jangan khawatir, dia bilang untuk pemegang paspor Indonesia akan diberikan diskon atau potongan harga sebesar 10%. Jadi lumayan banget dapet cash back 6.6 SGD. Jadi aku cuma bayar (cuma?) 66 SGD aja… ((((AJA))))

Setelah beli tiket dan mengantri masuk, akhirnya bisa menginjakkan kaki ke Universal Studios Singapore!!! * sujud syukur* *diinjek pengunjung lain*.

Pas masuk, langsung aja ambil peta biar ga tersesat di Universal Studios yang ga gede-gede amat ini. Jadi Universal Studios Singapore dibagi dalam 7 zona yang jika diurutkan berlawanan arah jarum jam akan dimulai dari Hollywood, New York, Sci-Fi City, Ancient Egypt, Lost World, Far Far Away, dan terakhir Madagascar.

Universal Studios Singapore map taken from http://www.monkeyliketravel.com

Dari pintu masuk, aku langsung lari *bener-bener lari* ke zona Sci-Fi City untuk mengantre di TRANSFORMERS The Ride: The Ultimate 3D Battle!

  • Sci-Fi City

    Di sini aku langsung ngantre di TRANSFORMERS The Ride: The Ultimate 3D Battle karena tujuan aku ke Universal Studios adalah wahana ini. Selama di Indonesia, berbulan-bulan aku ngeliat iklannya di TV sampe kebawa mimpi. Ini wahana indoor, selama mengantre kita seakan-akan berada di lorong-lorong pesawat luar angkasa. Di wahana ini, kita akan menaiki semacam roller coaster gitu. “Join OPTIMUS PRIME and the AUTOBOTS as you become a freedom fighter in the ultimate 3D battle against the forces of evil.” Kita di sini menjalankan misi membantu Optimus Prime dan Autobots untuk menyelamatkan dunia dari serbuan Decepticon yang akan mengambil Allspark dengan setting kota New York (kayaknya). Karena ini arena 3D, jadi kita pake kacamata 3D deh. Aku ga bisa cerita lebih lanjut, pokonya rasain sendiri dibanting-banting dan dilempar ke segala arah. Rasanya mau mati! Hahahha. Wahana ini sukses merayuku untuk naik dua kali.

     

    Pintu masuk Transformers yang legendaris

    Di depan, aku foto sama autobots!

     

    *takut ketimpa Autobot*

    Sayangnya, atraksi utama Universal Studios Singapore, Battlestar Galactica: Human vs. Cylon telah ditutup sejak 21 Juli 2013 dan akhirnya ditutup selamanya sejak 5 April 2014. Wahana ini akan digantikan wahana baru yang belum diumumkan pada akhir 2014.

     

    Saya ya ditutup *sok kuat*

     

  • Ancient Egypt

     

    Tiba di Mesir kuno~

     

    Setelah dari Transformers, aku langsung lari menuju Revenge of the Mummy™. “Plunge into total darkness on this indoor roller coaster as you come face to face with warrior mummies and scarab beetles.”
    Ini juga wahana roller coaster indoor. Untuk naik ini, kita harus titip barang-barang ke locker yang disediakan gratis selama 30 menit (kalo ga salah). Sama kayak transformer tadi, selama mengantre, suasanyanya mesir banget. Suasana mistis, lembab, gelap, dan seram. Pokoknya belum naik aja udah berasa deg-degan. Di depanku ada dua cowok dan dibelakangku ada cewek dan cowok yang kayaknya saudaraan. Pas sampe di depan coaster-nya, kayaknya kita pengunjung pertama yang naik wahana ini. Keretanya hanya menampung 6 orang yang terdiri dari 2 baris. Aku duduk di tengah, di belakang cowok yang kayaknya orang Thailand. Baru jalan beberapa meter udah gelap total. Lebih parah dari pemutusan aliran listrik dari PLN. Awalnya kereta melaju pelan lalu tiba-tiba cepat. Ga jelas deh pokoknya orang-orang (terutama kakak beradik di belakangku) udah jerit-jerit ga karuan. Dua cowok di depan malah ketawa ga jelas. Wahana ini gila, kita dibanting, didorong, dijatohin, dibakar, dan ditakut-takutin sampe lemes yang diperparah dengan ruangan gelap total.

     

    liat mukanya masih cemas~

     

    Pas turun, aku ga jalannya pelan banget, rasanya campur aduk. Eh dua cowok di depanku malah ketawa makin liar. Sial! Eeettt tapi ketika aku jalan menuju loker di belakang dua cowok ini, aku merasa tidak asing dengan salah satu dari mereka. Pernah nonton film Thailand yang judulnya SuckSeed atau The Billionaire ga?? Kayaknya dia mirip Pachara Chirathivat alias Peach. Keluar dari loker aku samperin aja, terus aku berondong pake pertanyaan dalam Bahasa Inggris, “are you from Thailand?”, “are you an artist from Thailand?”, “did you play in Suckseed?” *jujur aku lupa namanya gara-gara terlalu eksaitit*. Terus dia jawab, “yes, yes, yes”, sambil senyum ramah gitu. Lalu aku minta foto bareng deeeh. Sumpah, pribadi aslinya asik banget orangnya, ga jaim buat rangkulan pas foto bareng. Udah kayak sohib banget deh kita. Hahahhahahah.

    abis maen bareng mas bro Peach *tos dada*

    abis maen bareng mas bro Peach *tos dada*

     

  • The Lost World™

     


     

    Di zona ini aku naik wahana Jurassic Park Rapids Adventure™ yang berupa jalur arung jeram buatan. “Enjoy a thrilling river raft ride through primeval dinosaur habitats where you will get wet and possibly soaked.” Di sepanjang aliran sungainya kita akan ketemu macam-macam robot dinosaurus. Dan akan ada kejutan yang menanti di wahana ini. Rasain aja! Sayangnya aku ga sempat naik Canopy Flyer™
    karena antreannya ga manusiawi banget. Lanjut geser dikit ke arena WaterWorld™ by SingTel. “Witness death-defying stunts, awesome explosions and thrills at this sensational ‘live’ water show.”

     

    Gerbang menuju dunia air *Dolpino lewat*

    Yakin banget kalo seng-seng bekas itu diimpor dari Indonesia

     

    Jadi ini semacam pertunjukan langsung persis kayak film Water World. Pemainnya akan acting acrobat, lari-larian, loncat, terjun, ditembak, pokonya ajiiibbb. Nah untung di sini aku duduk di belakang, kalo duduk di depan siap-siap aja kena siram oleh pemain atraksi ini.

     

    Ini dia panggung (kolam?)nyaaaa

  • Far Far Away

     

    Ini zona yang paling aku suka karena aku bisa ketemu Shrek dan teman-temanya. Hahhahah. Ga mau kalah sama anak-anak yang rame banget, aku langsung antre di Shrek 4-D Adventure. “See, hear and FEEL the action right from your seat as you join Princess Fiona & Shrek in a fairytale adventure.” Di wahana ini kita nonton (ikut berpetualang?) bersama Shrek, Donkey, dan Fiona. Karena ini wahana 4D. Jadi kita serasa berada di dalam filmnya. Kalo basah, ya basah. Kalo panas, ya panas. Kalo lumpat, ya lompat. Tapi kurang berasa sih.

     

    Seneng banget abis ketemu om Shrek

    Lanjut ke wahana sebelahnya yaitu Donkey Live. “Sing along with Shrek’s sidekick Donkey as he hosts this interactive ‘live’ show.” Di sini si Donkey seakan-akan bikin konser gitu. Walaupun Cuma di layar, Donkey bisa ngobrol sama kita dan nyambung. Dia bisa ngomong “selamat datang” dan “mabuhay” juga loh!

     

    Di depan kastil aku naik Enchanted Airways. “Climb aboard this junior roller coaster for a flight over Far Far Away.” 
    Ini roller coaster junior yang menyerupai naga pacarnya si Donkey, biasa sih, tapi, tapi, tapi, tetep aja bikin perut berguncang!

     

  • Madagascar

     

    Yuhuu~~ Madagascar!

    Yihaaaa!! Di sini aku bisa ketemu Alex dan teman-teman. Sebelunya aku makan dulu di Marty’s Casa Del Wild Food Court. Mau tau aku makan apa? Penasaran? Yak! Ga jauh-jauh dari makanan Asia (Indonesia?) yaitu nasi goreng pake sate -_- saudara sekalian.

     

    Sate 120 ribu rupiah

    Mau tau harganya berapa itu sate 4 tusuk dan nasi goreng secumpuk? 12 Singapore Dollars (SGD) ajaaaa gituuuuuuuuu… Agak emosi sih, duit segitu kalo dibeliin sate di Palembang bisa traktir sate untuk orang satu kampong. Ish. Biar ah dari pada tepar karena lapar.

    Perut kenyang, hati senang, aku lanjut ke wahana Madagascar: A Crate Advanture. “Go on an unforgettable river boat ride with our four heroes, Alex, Marty, Melman and Gloria.”
    Ini semacam wahana Istana Boneka di Dufan gitu tapi bonekanya ya Alex dan teman-teman. Seruuu…!
    Di seberangnya ada wahana King Julien’s Beach Party-Go-Round. Ini semacam komedi putar buat anak-anak jadi aku lewati aja.

     

    Itu kapalnya para Penguins!

  • New York

    Karena tadi cuma lewat, di penghujung hari, aku melangkah ke kawasan New York. Di sini aku masuk ke Lights, Camera, Action!™ Hosted by Steven Spielberg. “Be blown away by incredible special effects as an empty soundstage becomes the setting for a Category 5 major hurricane about to hit New York City. As you stand in a boathouse by the harbor, watch how a calm day suddenly turns stormy.”
    Nah di wahana indoor ini aku ngeliat proses pembuatan efek yang digunakan di film-film Amerika yang dipandu oleh Steven Spielberg. Mulai dari efek angin rebut, hujan, bada, api, tabrakan, semuanya diberikan secara nyata di depan hidung langsung. Ugh la la banget deh pokoknya.

     

    Sembari antre

     

    Keluar dari sini, aku masuk ke wahana yang sebenernya buat anak-anak hahah yaitu Sesame Street Spaghetti Space Chase. “Go on a space mission with Elmo and Super Grover 2.0 to stop Macaroni the Merciless in his plot to steal all the spaghetti from Earth in the world’s first Sesame Street Spaghetti Space Chase.”
    Tapi aku sukaaa, berasa kayak melayang gitu deh. *menghibur diri karena ga sempat naik Canopy Flyer di Lost World.

     

    Ketemu Big Bird :’)

     

  • Hollywood

     

    Di zona ini, ga banyak yang bisa diliat sih karena isinya toko semua. Paling Cuma bisa foto-foto sama karakter khas Universal semacam Woody, Pow, dll. Tapi ga sempat foto bareng Minions. *sedih*

     

    Tips Main di Universal Studios Singapore Biar Seru:

  1. Datang sepagi mungkin, apalagi kalo akhir pekan,
  2. Kalo bisa beli tiketnya online aja biar lebih murah, nanti tinggal dipindai di pintu masuknya,
  3. Pakailah pakaian yang pantas, jangan pakai songket, ulos, maupun baju dodot. Pakailah kaos yang menyerap keringat dan sepatu, jangan sandal,
  4. Bawalah makanan dan minum untuk menghindari harga makanan yang mencekik leher,
  5. Pas masuk, langsung aja nyelonong ke wahana-wahana pavorot semacam Transformers atau The Mummy karena semakin siang antrean akan semakin menggila. Kemaren aja pas naik Transformer untuk kedua kalinya ngantre hampir satu jam,
  6. Foto-foto nanti aja belakangan kecuali ketemu karakter khas (badut?) di zona-zona tertentu, kemaren ga sempet foto bareng Shrek maupun Alex *sedih*
  7. Mushola berada di arena Si-Fic sebelah kanan sebelum Ancient Egypt. Yang pakai celana pendek, harap bawa sarung sendiri ya,
  8. Nah kalo bisa datang hari Sabtu, katanya sih ada pesta kembang api segala.

     

Kalo sore lampunya baru hidup

Keluar Universal Studios, aku berjalan ke arah Siloso Beach untuk makan di McDonalds’. Oh iya kalo mau sholat, silakan mampir ke Prayer room yang terletak di bawah Beach Station. Kenyang, hati senang, lanjut nonton Crane Dance at Waterfront. Jadi ini permainan akribat air, musik, tata lampu, serta teknologi LCD yang dibentuk menjadi suatu cerita utuh. Menakjubkan!

Crane Dance penuh cinta kasih~

Sebelum pulang, sempatkan nonton Lake of Dreams. Hampir sama kayak Crane Dance sih, tapi ini ada api-apinya gitu.

Biasa aja sih

Oh iya, pulangnya naik Singapore Express aja. Kalo pulangnya gratis! 😀

Lewat BoardWalk biar hemat

4 comments

    1. hahhahah iya, awalnya pas ngantri, dia sama temenya itu orang Thailand biasa, pas diinget-inget kok kayak pernah liat. Well, dia orangnya baik banget, ga sombong. Sayang aku ga bisa bahasa Thailand :p

  1. waaah seneng banget kamu bisa ketemu Peach, setelah baca pertemuan singkat kamu ama peach sepertinya memang dia orangnya ramah yaa? :’) lagi iseng2 nyari2 gambar Peach trus ketemu artikel kamu keren looh 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s